asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ACEUSDT0.1245+0.0576 ( +86.1% )
ARGUSDT0.1438-0.1262 ( -46.74% )
BANKUSDT0.27821+0.09396 ( +51.0% )
BTCUSDT65,524.0+978.51 ( +1.52% )
ETHUSDT1,899.99+33.1 ( +1.77% )
HEIUSDT0.0993-0.0107 ( -9.73% )
HOMEUSDT0.00748-0.00027 ( -3.48% )
HYPEUSDT62.344+1.63 ( +2.68% )
SOLUSDT77.67+1.76 ( +2.32% )
Powered by
News

Presiden China Xi Jinping Dorong Tata Kelola AI Global di Bawah Kendali Manusia

User
July 19, 2026 | 11:04 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
July 19, 2026 | 11:04 WIB
Presiden China Xi Jinping Dorong Tata Kelola AI Global di Bawah Kendali Manusia

Presiden China Xi Jinping menegaskan bahwa pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) harus tetap berada di bawah kendali manusia dan tidak boleh didominasi oleh satu negara saja. Ia juga menyerukan pembentukan tata kelola AI global yang lebih cepat untuk memastikan teknologi tersebut berkembang secara aman dan inklusif.

Pernyataan tersebut disampaikan Xi di tengah meningkatnya persaingan global dalam pengembangan AI, khususnya antara negara-negara besar yang berlomba membangun model dan infrastruktur kecerdasan buatan generatif.

Xi menilai pengembangan AI membutuhkan kerja sama internasional agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara lebih merata. Menurutnya, tata kelola global yang efektif diperlukan untuk mengurangi berbagai risiko sekaligus mendorong inovasi yang bertanggung jawab.

Dalam kesempatan yang sama, China mengungkapkan bahwa sebanyak 29 negara telah bergabung dalam World AI Cooperation Organization, sebuah organisasi kerja sama AI yang diprakarsai Beijing. Rusia menjadi salah satu negara yang telah bergabung dalam inisiatif tersebut.

Melalui organisasi ini, China berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas negara dalam pengembangan standar, regulasi, dan pemanfaatan AI, sekaligus mendorong pendekatan yang lebih multilateral terhadap tata kelola teknologi kecerdasan buatan.

Copiedbagikan