


​Securitize resmi debut di Bursa Efek New York (NYSE) dengan ticker SECZ pada Kamis (2/7/2026). Bersamaan dengan debut publiknya, perusahaan melakukan tokeisasi atas saham biasa miliknya ke jaringan blockchain Avalanche dan Solana di hari yang sama. Langkah ini menjadikan Securitize emiten pertama yang mengintegrasikan sahamnya ke blockchain sejak hari pertama go public, dengan dukungan platform teregulasi milik perusahaan bagi investor AS.
​CEO Securitize, Carlos Domingo, menegaskan bahwa SECZ merepresentasikan saham biasa asli yang diperdagangkan di NYSE, bukan instrumen sintetis atau wrapper. Inovasi ini mengubah format kepemilikan menjadi lebih efisien tanpa mengubah aspek legalitas maupun restriksi transfer saham. Inisiatif ini diproyeksikan menjadi cetak biru bagi emiten lain untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi manajemen pemegang saham melalui teknologi distributed ledger.
​Dengan AUM melampaui $4 miliar per Juni 2026, Securitize mengukuhkan dominasi di sektor Real-World Assets (RWA) melalui kemitraan strategis dengan manajer aset tier-1 seperti BlackRock, Apollo, KKR, BNY, dan Hamilton Lane. Setelah menyelesaikan merger SPAC dengan Cantor Equity Partners senilai $400 juta, listing ini juga menjadi realisasi dari nota kesepahaman dengan NYSE untuk merancang standar transfer agent serta tokenization agent bagi ekosistem sekuritas digital masa depan.