Tragedi pembunuhan bermotif perampokan aset kripto mengguncang Atizapán de Zaragoza, Negara Bagian Meksiko. Musisi sekaligus kibordis band indie rock Camilo Séptimo, Jonathan Meléndez (38), ditemukan tewas di kediamannya pada 1 September 2026 bersama sang istri Ana Paola yang sedang hamil empat bulan, putri mereka yang berusia tiga tahun, serta seorang asisten rumah tangga. Jaksa penuntut setempat mengungkapkan para pelaku nekat menghabisi para korban demi merebut cold wallet yang diyakini menyimpan Bitcoin senilai $1,5 juta atau sekitar 30 juta peso.
Pihak kepolisian berhasil meringkus dua tersangka, Diego Sebastián dan Gerardo, sehari setelah tragedi tersebut. Diego memanfaatkan relasi bisnisnya dengan Meléndez demi mendapatkan akses masuk ke kediaman korban tanpa memicu kecurigaan sebelum melancarkan aksinya.
Dalam persidangan awal, jaksa mengungkap para pelaku memburu perangkat cold wallet serta brankas berisi kunci akses portofolio korban yang kemudian dibawa kabur menggunakan mobil. Meski para pelaku menargetkan isi cold wallet bernilai hingga $1,5 juta, kesaksian pihak keluarga menunjukkan total kepemilikan aset kripto Meléndez sesungguhnya hanya berkisar 3 juta peso atau setara $177.000. Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki apakah pemindahan dana tersebut sempat terealisasi.



