

.png)
.png)

Pasar aset kripto kembali dilanda tekanan jual yang agresif. Berdasarkan data terkini dari CoinMarketCap, Bitcoin gagal mempertahankan level psikologisnya dan merosot tajam ke harga $73.000.
Penurunan ini mempertegas dominasi tren bearish yang membayangi raja kripto tersebut sepanjang pekan ini. Seiring dengan koreksi harga $BTC$, dominasi pasar Bitcoin juga dilaporkan menyusut ke level 60,30%, sementara total kapitalisasi pasar kripto global ikut tergerus menjadi $2,47 triliun.
Pergerakan negatif Bitcoin dalam 7 hari terakhir dipicu oleh kombinasi sentimen kuat. Faktor internal domestik kripto yang paling memukul harga berasal dari aksi lepas aset secara masif oleh investor institusional melalui ETF Bitcoin spot. Data resmi mencatat adanya penarikan dana harian yang signifikan mencapai $333,71 juta, yang sekaligus memperpanjang tren negatif selama dua pekan terakhir dengan total dana keluar menembus lebih dari $2,26 miliar.
Tekanan di pasar diperparah oleh eskalasi konflik militer yang memanas di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu sentimen risk-off ekstrem di pasar finansial global. Berdasarkan laporan resmi Press TV, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menargetkan pangkalan udara militer AS pada pukul 4:50 pagi waktu setempat. Serangan balasan ini diluncurkan menyusul serangan fajar militer AS sebelumnya yang menggunakan proyektil udara ke sebuah situs di dekat Bandara Bandar Abbas. Konflik bersenjata yang kian terbuka ini membuat investor berbondong-bondong menarik modal mereka dari aset berisiko tinggi seperti kripto untuk dialihkan ke aset aman tradisional.
Di sisi lain, pelaku pasar juga mengambil posisi wait-and-see mengantisipasi rilis data Personal Consumption Expenditures Amerika Serikat yang dijadwalkan keluar Kamis malam waktu setempat. Data ekonomi ini menjadi sangat krusial karena merupakan indikator inflasi utama yang menjadi acuan Federal Reserve dalam menentukan arah kebijakan suku bunga ke depan.