asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT66,586.5-1671.64 ( -2.45% )
BULLAUSDT0.01555-0.00277 ( -15.12% )
ETHUSDT1,974.73-85.67 ( -4.16% )
MYXUSDT0.481+0.1007 ( +26.48% )
PEPEUSDT0.00000378-0.00000018 ( -4.55% )
SLVONUSDT81.04+1.83 ( +2.31% )
SOLUSDT84.59-2.31 ( -2.66% )
TRXUSDT0.2845-0.0018 ( -0.63% )
XRPUSDT1.393-0.0473 ( -3.28% )
Powered by
News

Suku Bunga The Fed Jadi Acuan Biaya Pinjam Stablecoin Onchain

User
February 27, 2026 | 16:50 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
February 27, 2026 | 16:50 WIB
Suku Bunga The Fed Jadi Acuan Biaya Pinjam Stablecoin Onchain

Selama sekitar 18 bulan terakhir, suku bunga acuan The Federal Reserve atau Fed Funds Rate menjadi batas bawah bagi biaya pinjam stablecoin di ekosistem onchain. Ketika suku bunga acuan tinggi, tingkat bunga pinjaman stablecoin di berbagai protokol DeFi juga bertahan di level yang relatif tinggi.

Namun, seiring dengan pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat, imbal hasil di pasar tradisional mulai turun. Kondisi tersebut mendorong tingkat bunga pinjaman stablecoin di jaringan blockchain ikut bergerak lebih rendah, mengikuti benchmark imbal hasil offchain.

Fenomena ini menunjukkan keterkaitan yang semakin kuat antara pasar keuangan tradisional dan pasar kripto. Meski stablecoin beroperasi di lingkungan terdesentralisasi, dinamika suku bunga global tetap memengaruhi biaya modal di ekosistem onchain.

Penurunan suku bunga acuan berpotensi meningkatkan aktivitas pinjam meminjam di DeFi karena biaya pendanaan menjadi lebih murah. Namun, hal ini juga berarti imbal hasil bagi penyedia likuiditas bisa mengalami penyesuaian ke level yang lebih rendah.

Copiedbagikan