


​Di saat mayoritas investor memilih untuk menahan diri karena harga Ethereum yang masih merosot jauh dari level tertingginya, Sharplink, Inc. justru menunjukkan langkah berani. Sebagai perusahaan treasury ETH terbesar kedua di dunia setelah Bitmine, Sharplink resmi mengumumkan akumulasi 10.000 ETH tambahan pada Selasa (30/6). Menariknya, setengah dari jumlah tersebut yakni 5.000 ETH sebenarnya sudah sempat terdeteksi oleh radar data on-chain beberapa hari lalu, meski baru mendapatkan konfirmasi resmi oleh perusahaan hari ini. Aksi akumulasi ini menggenapi total simpanan aset mereka menjadi 886.725 ETH.
​Selain menambah aset kripto, Sharplink juga melanjutkan program buyback saham sebanyak 2,13 juta lembar dengan harga rata-rata $4,69 per lembar. Langkah ini dilakukan setelah perusahaan berhasil meraih dana segar sebesar $75 juta pekan lalu. Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa manajemen menilai harga saham mereka saat ini masih sangat murah dibanding dengan aset yang mereka kelola.
​Bagi Joseph Chalom, CEO Sharplink, filosofi perusahaan sebenarnya cukup sederhana karena mereka tidak silau oleh volatilitas jangka pendek yang sedang menghantam pasar. "Disiplin kami adalah meningkatkan jumlah ETH per lembar saham dalam jangka panjang," ujarnya. Bagi Sharplink, setiap koreksi harga saat ini hanyalah kesempatan untuk memperkuat fundamental perusahaan sebelum adopsi Ethereum meluas ke skala yang lebih masif secara institusional.