


​Decentralized exchange Aster resmi mengeksekusi burn token ASTER pertama mereka setelah melakukan perombakan besar pada struktur tokenomics. Melalui pengumuman di X pada Senin (29/6), Aster mengonfirmasi bahwa eksekusi burn ini menjadi tonggak awal penerapan mekanisme baru yang dirancang untuk mengelola pasokan token secara lebih ketat, dan seluruh prosesnya sudah dapat diverifikasi secara on-chain.
​Berdasarkan skema baru tersebut, Aster menggunakan 99% dari pendapatan biaya harian yang terkumpul sejak 17 Juni hingga 29 Juni untuk melakukan buyback token ASTER. Langkah ini menghasilkan total buyback sebanyak 2.937.125,53 token yang didedikasikan bagi para partisipan staking.
​Sebagai langkah penyeimbang untuk mengontrol suplai secara efektif, Aster kemudian melakukan burn token dengan jumlah yang sama persis, yakni 2.937.125,53 ASTER, yang diambil langsung dari alokasi tim. Mekanisme ini memastikan bahwa seiring dengan meningkatnya volume dan biaya perdagangan di platform, jumlah token yang di-buyback dan di-burn akan semakin besar, sehingga berpotensi menciptakan dinamika kelangkaan aset yang positif di market.