


Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan pembatalan rencana serangan udara dan pemboman terhadap Iran yang dijadwalkan berlangsung Kamis (11/6) malam waktu setempat. Keputusan ini diambil setelah poin-poin kesepakatan negosiasi damai dikonfirmasi telah mencapai tingkat tertinggi kepemimpinan Iran serta mendapat persetujuan dari koalisi sekutu internasional.
​Melalui unggahan resmi di platform Truth Social, Trump menegaskan bahwa poin-poin final kesepakatan telah disetujui secara mendalam oleh seluruh pihak yang terlibat. Koalisi kesepakatan ini mencakup AS, Israel, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Turki, Pakistan, Bahrain, Kuwait, Yordania, hingga Mesir. Kendati serangan dibatalkan, Trump menyatakan bahwa blokade angkatan laut di selat Hormuz masih akan tetap beroperasi penuh sampai transaksi atau perjanjian ini ditandatangani secara resmi dalam waktu dekat.
​Meredanya risiko geopolitik ini langsung memicu respons kilat di pasar finansial global. Harga minyak mentah AS langsung turun ke level harga $87 per barel seiring hilangnya kecemasan atas pasokan energi global. Sebaliknya, indeks S&P 500 melonjak hingga lebih dari +100 poin, sementara di market kripto, BTC terpantau langsung naik ke area harga 63.500.