

.png)
.png)

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa operasi militer AS dalam konflik dengan Iran berjalan “jauh lebih cepat dari jadwal” dibandingkan rencana awal.
Dalam pernyataannya, Trump mengklaim bahwa perkembangan di lapangan melampaui ekspektasi, dengan sejumlah target militer utama disebut telah berhasil dilumpuhkan lebih cepat dari perkiraan.
Ia juga menambahkan bahwa kekuatan militer Iran telah mengalami kerusakan signifikan, bahkan menyebut sebagian besar kapabilitas seperti sistem rudal telah berhasil ditekan dalam waktu relatif singkat.
Sebelumnya, pemerintah AS sempat memperkirakan konflik ini dapat berlangsung selama empat hingga lima minggu. Namun, klaim “ahead of schedule” dari Trump menunjukkan narasi bahwa operasi militer berjalan lebih efektif dari rencana awal.
Meski demikian, sejumlah analis menilai pernyataan tersebut juga memiliki dimensi politik, terutama di tengah kekhawatiran pasar global terhadap dampak perang, termasuk lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok.