asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.7119+0.0044 ( +0.62% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT83,064.0+254.23 ( +0.31% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,502.18+7.26 ( +0.29% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT85.312+1.36 ( +1.62% )
tether usd iconlumia iconLUMIAUSDT0.1532+0.0432 ( +39.27% )
tether usd icontreasure iconMAGICUSDT0.1219+0.0091 ( +8.07% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT109.44-0.11 ( -0.1% )
tether usd iconstarknet iconSTRKUSDT0.11239+0.04199 ( +59.65% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.0934-0.0234 ( -2.1% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

Uruguay Manfaatkan Blockchain Avalanche Bangun Sistem Verifikasi Identitas Digital

User
August 27, 2026 | 01:54 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
August 27, 2026 | 01:54 WIB
Uruguay Manfaatkan Blockchain Avalanche Bangun Sistem Verifikasi Identitas Digital

Pemerintah Uruguay melalui AGESIC berkolaborasi dengan perusahaan identitas digital Blerify untuk uji coba sistem identitas digital terdesentralisasi antar negara. Mengutip laporan Forbes pada Jumat, 21 Agustus 2026, proyek percontohan ini memakai jaringan blockchain Avalanche dan LNet agar identitas digital nasional bisa diverifikasi antarnegara di kawasan Amerika Latin secara valid dan tanpa perantara otoritas pusat.

​Teknologi ini hadir sebagai jembatan agar dokumen digital bisa langsung diakui di luar negeri, khususnya di area Amerika Latin (LATAM). Manfaat praktisnya diklaim akan terasa langsung saat bepergian atau mengurus administrasi lintas negara, mulai dari verifikasi identitas di bandara dan gerbang perbatasan, pendaftaran pasien di rumah sakit luar negeri, hingga pembukaan rekening bank antarnegara. Warga tidak perlu lagi repot mengunggah pindaian dokumen, menyerahkan data biometrik ke pihak ketiga, atau bergantung pada server dinas kependudukan negara asal saat verifikasi berlangsung.

​Sistem ini tetap mengedepankan perlindungan privasi karena jaringan blockchain sama sekali tidak menampung data pribadi warga. Blockchain hanya mencatat metadata kepercayaan, seperti kunci publik institusi resmi penerbit dokumen dan status keaktifan identitas. Dokumen identitas aslinya sendiri tetap tersimpan aman di dalam aplikasi mobile wallet pada ponsel masing-masing pengguna.

​Inisiatif percontohan ini sebelumnya menyabet juara pertama dalam ajang infrastruktur publik digital pada Global DPI Summit di Cape Town. Ke depan, proyek ini diarahkan menjadi model standar verifikasi internasional yang mampu menghubungkan kawasan Amerika Latin, Amerika Serikat, hingga Eropa lewat kontrak pintar, tanpa mengusik kedaulatan data dari tiap-tiap negara.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB