Produsen hardware wallet terkemuka Trezor mengonfirmasi bahwa sistem provider email pihak ketiga mereka telah dibobol peretas. Pengumuman ini disampaikan langsung lewat akun resmi media sosial X pada Kamis (10/9) pukul 03.37 WIB, usai pelaku menyalahgunakan domain resmi Trezor untuk mengirimkan email phishing massal ke para pemilik aset kripto.
​Dalam aksinya, pelaku mengirimkan pesan peringatan palsu bertajuk Critical Security Alert: STM32 Entropy Vulnerability. Email tersebut diduga kuat sengaja dirancang menyerupai pemberitahuan teknis darurat demi memancing penerima mengeklik tautan berbahaya. Menanggapi situasi ini, pihak Trezor secara tegas menyatakan bahwa pesan tersebut bukan berasal dari tim internal dan mengimbau seluruh pengguna untuk tidak menekan tautan apa pun di dalamnya.
​Sebagai tindakan pencegahan cepat, manajemen Trezor telah menonaktifkan domain yang terdampak sementara waktu guna menghentikan penyebaran email palsu tersebut. Perusahaan kini tengah melakukan investigasi mendalam bersama tim forensik untuk menelusuri celah masuk peretas pada sistem provider pihak ketiga hingga cara mereka memanfaatkan domain sah Trezor untuk aksi penipuan.
​Melihat maraknya modus penipuan serupa, trader maupun investor kripto diimbau untuk selalu waspada dan tidak terburu-buru merespons email darurat. Hindari mengeklik tautan mencurigakan apa pun yang mengarahkan pada pengunduhan berkas pembaruan perangkat lunak, serta jangan pernah membagikan seed phrase atau private key dalam kondisi apa pun.



