asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ALLOUSDT0.4147+0.0196 ( +4.96% )
ARGUSDT0.2753+0.0707 ( +34.56% )
BTCUSDT63,614.0-1171.98 ( -1.81% )
ETHUSDT1,853.9-69.03 ( -3.59% )
HEIUSDT0.1131+0.0067 ( +6.3% )
HOMEUSDT0.00997-0.00655 ( -39.65% )
HYPEUSDT60.338-6.29 ( -9.44% )
SOLUSDT75.16-1.92 ( -2.49% )
TRXUSDT0.3231-0.0014 ( -0.43% )
Powered by
News - Web3

E*TRADE dari Morgan Stanley Resmi Buka Perdagangan Bitcoin dan Kripto

User
July 17, 2026 | 03:17 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 17, 2026 | 03:17 WIB
E*TRADE dari Morgan Stanley Resmi Buka Perdagangan Bitcoin dan Kripto

​ETRADE, unit bisnis di bawah naungan Morgan Stanley, resmi membuka akses perdagangan spot aset digital bagi para nasabahnya. Diumumkan melalui rilis di situs resminya pada Kamis (16/7), langkah ini memungkinkan nasabah mereka untuk membeli, menjual, dan menyimpan Bitcoin, Ethereum, serta Solana secara langsung melalui platform ETRADE yang selama ini dikenal sebagai salah satu penyedia layanan investasi untuk ritel.

​Ekspansi layanan ini dilakukan melalui kemitraan dengan Zero Hash, penyedia infrastruktur aset digital yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi dengan biaya kompetitif sebesar 50bps. Keunggulan utama yang ditawarkan adalah integrasi portofolio, di mana nasabah dapat memantau kepemilikan Bitcoin dan aset kripto lainnya berdampingan dengan instrumen investasi tradisional seperti saham dan obligasi dalam satu dasbor yang sama.

​Chad Turner, Head of Morgan Stanley Wealth Management Platforms, mengungkapkan bahwa peluncuran ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk memperluas kapabilitas platform guna menjawab kebutuhan nasabah yang terus berevolusi. Menurut survei internal Morgan Stanley, faktor kepercayaan terhadap institusi finansial yang mapan menjadi prioritas utama bagi investor dalam memilih tempat untuk memperdagangkan kripto.

​Meskipun perdagangan dan penyimpanan aset digital dikelola secara terpisah melalui akun di Zero Hash dan berada di luar kerangka perlindungan broker konvensional seperti FDIC atau SIPC, langkah ini dinilai sebagai respons nyata perusahaan dalam mengakomodasi minat investor yang tinggi terhadap kelas aset baru. Layanan ini rencananya akan terus dikembangkan, termasuk dengan rencana penambahan fitur transfer aset di masa mendatang, sekaligus transisi layanan digital ke entitas Morgan Stanley Digital Trust.

Copiedbagikan