asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT72,995.4+1965.4 ( +2.77% )
CUSDT0.0693-0.0088 ( -11.27% )
COSUSDT0.001863-0.000637 ( -25.48% )
ETHUSDT2,189.75+92.57 ( +4.41% )
MYXUSDT0.4028+0.0517 ( +14.73% )
PIXELUSDT0.01181+0.0002 ( +1.72% )
SOLUSDT92.97+4.96 ( +5.64% )
TRUMPUSDT3.998-0.029 ( -0.72% )
TRXUSDT0.2987+0.0008 ( +0.27% )
Powered by
News

Balaji Srinivasan: Dunia Makin Banyak Konflik, Kripto Harus Bisa Jadi Sekoci Penyelamat

User
March 16, 2026 | 03:33 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
March 16, 2026 | 03:33 WIB
Balaji Srinivasan: Dunia Makin Banyak Konflik, Kripto Harus Bisa Jadi Sekoci Penyelamat

​Mantan CTO Coinbase, Balaji Srinivasan, menyerukan agar industri kripto memperbanyak pengembangan alat atau tools yang ditujukan bagi para pengungsi dan masyarakat yang kehilangan kewarganegaraan. Melalui unggahannya di platform X pada 14 Maret 2026, Balaji menekankan bahwa krisis global kini dapat menimpa kelas sosial mana pun: mulai dari korban perang di Ukraina, warga yang bermigrasi dari California, hingga pekerja di wilayah Teluk yang menghindari konflik.

​Balaji berpendapat bahwa teknologi blockchain pada dasarnya diciptakan sebagai infrastruktur pertahanan untuk bertahan dari kondisi ekstrem seperti peretasan dan pemblokiran jaringan secara massal. Ia menilai pengembang cukup fokus menciptakan aplikasi yang mudah digunakan namun tetap tangguh dalam situasi krisis.

"Kripto adalah mode pertahanan internet; publik blockchain dibangun untuk melawan serangan pusat data dan pemblokiran jaringan," tulis Balaji, menegaskan bahwa keandalan sistem saat ini akan menjadi modal utama ketahanan saat konflik terjadi.

​Lebih lanjut, Balaji menyoroti peran penting stablecoin, termasuk model baru yang didukung cadangan emas, sebagai alat untuk menjaga nilai aset warga dunia di tengah ketidakpastian ekonomi. Ia mendorong pengembang untuk meniru ketangguhan aplikasi seperti Signal yang tetap berfungsi di wilayah konflik tersulit. Menurutnya, industri memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kedaulatan finansial individu tetap terjaga ketika sistem tradisional mulai runtuh akibat ketidakpastian politik global.

Copiedbagikan