


​Bank of Korea (BOK) resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk posisi digital assets market analyst demi menghidupkan kembali proyek mata uang digital bank sentral (CBDC). Langkah ini diambil sebagai persiapan menyambut regulasi baru yang bakal mencabut larangan penerbitan kripto dan stablecoin di Korea Selatan. Para pelamar pun diwajibkan punya jam terbang minimal lima tahun di industri kripto.
​Rekrutmen ini sekaligus menandai reboot "Project Hangang", inisiatif CBDC yang kini lebih difokuskan untuk kebutuhan bisnis dan pemerintah. Pemerintah Korea Selatan sendiri punya target ambisius untuk menyalurkan 25% subsidi lewat digital won pada 2030 mendatang. Jika sesuai jadwal, BOK bakal mulai menguji coba pembayaran CBDC ini pada semester pertama 2026.
​Pihak BOK menyatakan bahwa infrastruktur yang dibangun lewat Project Hangang nantinya bisa jadi fondasi bagi bank komersial atau perusahaan teknologi untuk merilis stablecoin berpatokan Won. Alih-alih berkompetisi, bank sentral justru melihat adanya sinergi kuat antara CBDC dan stablecoin swasta dalam sistem pembayaran nasional di masa depan.