Bitmine melanjutkan aksi akumulasi rutin ETH dengan membeli 53.501 Ethereum (ETH) sepanjang pekan lalu. Akuisisi tersebut tercatat sebagai pembelian mingguan terbesar Bitmine sejak Juni 2026, mengakhiri tren perlambatan akumulasi pada Juli dan Agustus lalu. Tambahan ini menggenapkan rentetan pembelian perseroan selama 65 pekan beruntun sejak mereka memulai pada 30 Juni 2025, sekaligus mendongkrak total kepemilikan menjadi 5.901.112 ETH atau 4,9% dari seluruh total pasokan beredar global.
​Pencapaian 98% dari target program Alchemy of 5% ini turut mendongkrak total valuasi portofolio Bitmine menjadi $15,6 miliar, mencakup aset kripto, kas likuid $541 juta, serta investasi ventura. Bitmine mengunci 5.067.309 ETH ke dalam staking melalui platform MAVAN dan menghasilkan proyeksi pendapatan tahunan sebesar $335 juta. Posisi ini kian memperkokoh status Bitmine sebagai treasury ETH terbesar di dunia.
​Chairman Bitmine, Thomas "Tom" Lee, menegaskan bahwa kembalinya agresivitas pembelian ini dilandasi oleh performa Ethereum yang melampaui indeks S&P 500 sebesar 5.430 basis poin di kuartal ketiga. "Kami melihat banyak katalis positif menjelang akhir 2026, termasuk pemungutan suara CLARITY Act pada pertengahan September," ujar Lee dalam keterangan resminya.
​"Investor Korea Selatan juga mulai kembali masuk ke kripto dari saham AI. Siklus empat tahunan diperkirakan menyentuh titik terendah dalam beberapa pekan ke depan, membuka ruang bagi partisipasi institusional besar yang didorong adopsi tokenisasi dan Agentic-AI," pungkas Lee.



