asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BRUSDT0.12638-0.00023 ( -0.18% )
BTCUSDT67,701.5+1085.84 ( +1.63% )
COREUSDT0.03202-0.00007 ( -0.22% )
ETHUSDT2,069.54+78.93 ( +3.97% )
NOMUSDT0.00327+0.00081 ( +32.93% )
PAXGUSDT4,537.21+26.84 ( +0.6% )
SOLUSDT84.23+2.28 ( +2.78% )
TRXUSDT0.3189+0.0001 ( +0.03% )
XRPUSDT1.3491+0.0219 ( +1.65% )
Powered by
News

Iran Siap Hentikan Perang Dengan Syarat Tutup Basis Militer AS di Teluk & Kenakan Tarif Selat Hormuz

User
March 25, 2026 | 10:28 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
March 25, 2026 | 10:28 WIB
Iran Siap Hentikan Perang Dengan Syarat Tutup Basis Militer AS di Teluk & Kenakan Tarif Selat Hormuz

Iran dilaporkan mengajukan sejumlah tuntutan besar kepada Amerika Serikat sebagai respons terhadap proposal yang diajukan Presiden Donald Trump terkait konflik yang sedang berlangsung.

Menurut laporan The Wall Street Journal, Iran meminta penutupan seluruh basis militer AS di kawasan Teluk, penghentian semua sanksi ekonomi, serta penghentian kampanye militer Israel terhadap kelompok Hezbollah.

Selain itu, Iran juga mengusulkan pembentukan kerangka baru yang memungkinkan negara tersebut memungut biaya dari kapal kapal yang melintas di Selat Hormuz.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak global, sehingga setiap perubahan kebijakan di wilayah ini berpotensi berdampak besar terhadap pasar energi dunia.

Tuntutan tersebut disebut sebagai bagian dari kondisi yang diajukan Iran dalam potensi negosiasi dengan Amerika Serikat. Namun, sejumlah pejabat AS menilai permintaan tersebut terlalu berat dan sulit untuk diterima dalam kerangka diplomasi saat ini.

Selain isu militer dan sanksi, Iran juga dilaporkan menginginkan jaminan bahwa konflik tidak akan kembali berlanjut serta adanya kompensasi atas kerusakan yang terjadi selama perang.

Perbedaan posisi yang masih sangat jauh antara kedua pihak menunjukkan bahwa proses negosiasi menuju penyelesaian konflik kemungkinan akan berlangsung panjang dan penuh tantangan.

Copiedbagikan