asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT75,928.2-3073.15 ( -3.89% )
BULLAUSDT0.02997-0.00243 ( -7.5% )
ETHUSDT2,225.99-141.03 ( -5.96% )
HYPEUSDT33.04-0.14 ( -0.42% )
PAXGUSDT4,975.06+271.62 ( +5.78% )
SLVONUSDT77.99-2.07 ( -2.58% )
SOLUSDT100.22-4.94 ( -4.7% )
XAUTUSDT4,953.0+275.06 ( +5.88% )
XRPUSDT1.5772-0.0709 ( -4.3% )
Powered by
News

Jadi Tema Utama di WEF 2026, Tokenisasi Bukan Lagi Sekadar Buzzword

User
January 26, 2026 | 08:09 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
January 26, 2026 | 08:09 WIB
Jadi Tema Utama di WEF 2026, Tokenisasi Bukan Lagi Sekadar Buzzword

​CEO Coinbase, Brian Armstrong, mengungkapkan bahwa Tokenisasi menjadi salah satu topik paling dominan dalam gelaran World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos. Menurutnya, konsep tokenisasi ini tidak lagi sekadar buzzword industri crypto, melainkan telah bertransformasi menjadi tren ekonomi makro yang serius, di mana para pemimpin bisnis dari perusahaan Fortune 500 mulai bergerak agresif untuk mengadopsinya.

​Tren ini bermula dari adopsi stablecoin dan kini meluas ke berbagai kelas aset lainnya. Armstrong menyoroti potensi tokenisasi untuk mendemokratisasi akses investasi berkualitas tinggi secara global. Teknologi ini dinilai sebagai solusi kunci untuk menjangkau sekitar 4 miliar populasi dewasa di dunia yang saat ini dikategorikan sebagai unbrokered dimana mereka belum memiliki akses ke pasar modal modern.

​Armstrong memprediksi akan ada perkembangan besar dalam implementasi teknologi ini sepanjang tahun 2026. Selain inklusi keuangan, diskusi di Davos juga menyoroti sinergi antara crypto dan Artificial Intelligence (AI), serta dukungan regulasi dari pemerintahan AS saat ini yang dinilai sangat pro-kripto dalam mendorong kejelasan aturan market melalui CLARITY Act.

Copiedbagikan