Harga Bitcoin turun menyentuh area harga $76.000 menyusul eskalasi militer terbuka antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pada Rabu (2/9) dinihari. Menyusul serangan presisi Komando Pusat AS (CENTCOM) terhadap fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Bandar Abbas, Pulau Qeshm, Chabahar, hingga Bandara Jiroft, kantor berita Tasnim melaporkan angkatan bersenjata Iran resmi melancarkan operasi balasan terkoordinasi menggunakan rentetan rudal dan drone serang Shahed-136 yang langsung menargetkan pangkalan serta kepentingan militer AS di kawasan Teluk Persia.
​Situasi kian meruncing setelah militer Iran melayangkan ancaman terbuka terhadap Bahrain dan Kuwait, yang dibalas Presiden AS Donald Trump dengan peringatan bahwa setiap tindakan lanjutan akan memicu serangan militer AS yang jauh lebih masif. Ketidakpastian konflik terbuka skala penuh tersebut mendorong pelaku pasar keluar dari aset kripto dan menyeret pergerakan Bitcoin ke level harga $76.000



