asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT67,854.8+1391.74 ( +2.09% )
ETHUSDT2,096.66+73.03 ( +3.61% )
GUSDT0.00393+0.0005 ( +14.58% )
KERNELUSDT0.1114+0.0377 ( +51.15% )
NOMUSDT0.00446+0.00115 ( +34.74% )
PIPPINUSDT0.04858-0.001642 ( -3.27% )
SOLUSDT82.68+0.39 ( +0.47% )
TRXUSDT0.3131-0.0075 ( -2.34% )
XRPUSDT1.3429+0.0221 ( +1.67% )
Powered by
News

Rusia Siapkan Aturan Baru, Batasi Investasi Kripto Individu $3.700 per Tahun

User
April 1, 2026 | 00:47 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
April 1, 2026 | 00:47 WIB
Rusia Siapkan Aturan Baru, Batasi Investasi Kripto Individu $3.700 per Tahun

Pemerintah Rusia tengah menyiapkan proposal regulasi baru yang membatasi nilai investasi aset kripto bagi investor ritel maksimal 300.000 rubel atau sekitar $3.700 per tahun. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pelegalan sekaligus pengetatan pengawasan melalui "Digital Currency and Digital Rights Act". Melalui aturan ini, investor ritel diwajibkan menggunakan perantara berlisensi dan hanya diizinkan bertransaksi pada aset kripto utama yang telah disetujui oleh bank sentral.

Berbeda dengan kategori ritel, investor profesional diberikan akses untuk berinvestasi pada sebagian besar aset kripto tanpa batasan nilai tahunan, meski aset seperti privacy coins tetap dilarang sepenuhnya. Selain pembatasan nilai, calon investor juga diwajibkan lulus tes kesadaran risiko sebelum diizinkan memulai aktivitas investasi. Kebijakan ini bertujuan untuk membawa seluruh transaksi kripto ke dalam sistem keuangan formal guna meningkatkan transparansi bagi pemerintah.

Regulasi ini juga memperingatkan adanya potensi larangan total terhadap transaksi melalui bursa luar negeri yang tidak mengantongi izin resmi dari otoritas Rusia. Ketua Komite Pasar Keuangan parlemen Rusia, Anatoly Aksakov, menegaskan bahwa penertiban platform asing dilakukan untuk memperkuat kedaulatan finansial domestik. Platform yang gagal memenuhi persyaratan lisensi di Rusia terancam akan menghadapi pembatasan operasional secara menyeluruh.

 

Copiedbagikan