asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2261-0.0384 ( -14.52% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,042.0+4735.36 ( +6.55% )
tether usd iconethena iconENAUSDT0.1491+0.0478 ( +47.19% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,392.47+71.98 ( +3.1% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT75.995+3.07 ( +4.21% )
tether usd iconontology gas iconONGUSDT0.08529+0.00813 ( +10.54% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT91.06+3.98 ( +4.57% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.04123+0.01049 ( +34.13% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3984+0.1412 ( +11.23% )
Powered by
powered by triv
News - AI

Sistem Pajak Coretax Siap Diintegrasikan dengan AI

User
November 9, 2025 | 19:36 WIB
User
UpdatedGoldwin
November 9, 2025 | 19:36 WIB
Sistem Pajak Coretax Siap Diintegrasikan dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa sistem pajak nasional Coretax akan segera diintegrasikan dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). Langkah ini merupakan tindak lanjut dari agenda digitalisasi pengawasan pemerintah, yang sebelumnya juga diterapkan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Integrasi ini diharapkan dapat menyelesaikan berbagai kendala dalam sistem pelaporan pajak serta meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap wajib pajak.

Dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70 Tahun 2025, pemerintah menegaskan bahwa pengawasan kepatuhan pajak dan kepabeanan akan diarahkan melalui penggunaan Big Data, Advanced Analytics, dan AI secara menyeluruh. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat mempercepat layanan berbasis risiko serta mendukung sistem pengawasan yang lebih akurat melalui konsep Intelligence-Led Compliance.

Sebelumnya, Purbaya mengungkapkan bahwa pihaknya sempat menguji keamanan sistem dan infrastruktur Coretax dengan melibatkan hacker Indonesia. Uji penetrasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh celah keamanan dapat teridentifikasi, setelah ditemukan bahwa pengujian sebelumnya tidak dilakukan secara maksimal.

Selain Coretax, Purbaya juga menegaskan bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai akan memanfaatkan AI untuk memonitor penerimaan negara secara real time. Teknologi ini disiapkan untuk menutup celah praktik curang seperti under invoicing, yaitu upaya importir mencatatkan nilai barang lebih rendah dari harga sebenarnya untuk mengurangi bea masuk dan pajak. Pemerintah berharap integrasi AI dapat menciptakan sistem perpajakan dan kepabeanan yang lebih transparan, efisien, dan tahan manipulasi.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Bank Indonesia Tahan BI Rate di Level 5,75%
News - Breaking News
July 22, 2026 | 15:06 WIB